Kamis, 29 Desember 2016

Topeng Prodo original as seen in Soerakartan Museum late 19th century AD


Sebuah masterpiece terbaru yang kami akuisisi dari seorang kawan baik kami ini merupakan top end collection yang nyaris punah.


Dalam perjalanan kami ke Jawa Tengah terakhir memang kami sempat menengok beberapa museum dan contoh barang ini memang masih terpajang rapi di lemari dinding Museum Kasunanan.


Jelas bukan barang sembarangan dan jelas bukan topeng kampung yang memenuhi hasrat dan keinginan kami hanya topeng2 Daleman original gincu yang kami koleksi untuk generasi yang akan datang.



Perbedaan topeng daleman dengan topeng luar benteng adalah kayunya yang bukan jati biasa... melainkan harus kayu mentaos, trembalo atau timoho karena ke 3 kayu tersebut memiliki tuah yang tinggi dan sangat langka. Dan juga kwalitas garap nya yang tipiiiiiiisssss, haluuuuussss, dan sangat ringan serta ukiran detail yang menyesuaikan pakem topeng tersebut berbeda dengan topeng Malang dan topeng dieng yang primitif dan merusak selera  kami.


Jenis topeng2 ini akan kami lestarikan dalam galeri mini kami di Malang.

Private Collection Only!!!

0 komentar:

Posting Komentar

Translate

Berlangganan Email

Total Tayangan Laman