Senin, 18 Juli 2016

Candelabras 3D carved Gilt Wood Indonesian Strait Chinese Heritage ca. 1840-1860s (Tempat lilin kayu Prodo Gincu Peranakan Tua)


 
Kembali sebuah masterpiece dari Indonesian Peranakan items dapat kami hadirkan di galeri dan museum pribadi kami setelah melewati penantian dan proses negosiasi yang cukup alot dari Jawa Tengah.

 
Kami memang menyukai dan mengoleksi jenis Peranakan Folk Art yang top end dan jelas hal itu sesuai dengan peribahasa Jawa kuno "Rupo Nggendong Rego" yang mungkin bagi sebagian kolektor awam yang tidak paham harga susah untuk mengikuti nya... 

 
Sepasang tempat lilin ini terbuat dari bahan kayu yang diukir 3D dengan patina prodo gincu nya yang sudah paten alias tidak bisa dibersihkan meski terlihat menjijikan, namun hal itu justru menandakan matangnya usia kayu dan barang ini. Dengan system fully Knockdown dan berat jenis kayu yang enteng (kayu jati tua yang sudah hilang kandungan air nya) sepasang tempat lilin ini lama kami nantikan dan jelas bukan barang repro atau jenis pasaran pada umumnya... Jenis kayu ukiran prodo gincu baik peranakan atau Javanese Imperial Folk art original memang sangat menggugah selera kami dan akan terus kami kumpulkan di masa2 yang akan datang.
 
 
 
Dengan ukuran nya yang jumbo tinggi 62cm tanpa lilin dan ukiran nya yang 95% utuh sepasang tempat lilin naga ini menempati koleksi terbaru kami papan atas di Galeri kami di Malang.

Private Collection Only!!!

0 komentar:

Posting Komentar

Translate

Berlangganan Email

Total Tayangan Laman