Minggu, 10 Juli 2016

Botekan set Jawa Peranakan Prodo Gincu Soerakartan ca. 1920-1940


 
Salah satu hobby terbaru bagi kami adalah mengoleksi segala jenis kayu-kayu an original tua yang memiliki keunikan tersendiri dan biasanya merupakan warisan turun temurun dari bilangan Jawa Tengah.

 
Sebuah penemuan kami beberapa waktu yang lalu ini berupa sebuah Botekan Set yang unique in its own way, memang botekan ini bukan terlalu tua usia nya apabila dibandingkan dengan botekan set kami yang lain, akan tetapi memiliki keunikan nya tersendiri yang memang merupakan percampuran budaya antara Javanese Imperial dan Strait Chinese cultural heritage di Jawa.

 
Sekali pandang kami paham bahwa botekan ini dibuat pada tahun 1920-1940an oleh seorang pengrajin top asal Soerakarta yang pada saat itu melayani pesanan pesanan dari para Priyayi dan keluarga peranakan papan atas di masa nya dan memang mengadopsi mixed cultural pada ukiran ukiran nya.

 
 
Terlihat jelas pada ukiran prodo nya yang bermotif kawung, dan ukiran kilin peranakan bercampur jadi satu dan membuat suatu keunikan tersendiri yang menarik bagi kami, juga pada laci2 nya yang dibuat dengan system ekor burung original tua dan patina pada setiap laci2 nya telah matang dan menunjukan usia yang cukup tua pada botekan ini. Memang barang ini kami dapatkan dari keluarga ahli waris yang memang sangat primpen dan bersih dalam menyimpan barang2 ini.

 
Ukuran botekan Jawa ini adalah tinggi 116cm dengan lebar bagian bawah 50cm dan dalam nya 33cm. Sungguh sebuah hasil perburuan kami yang indah dan saat ini menemani koleksi botekan set kami di galeri di Malang.

0 komentar:

Posting Komentar

Translate

Berlangganan Email

Total Tayangan Laman