Kamis, 05 Maret 2015

Victorian Corinthian Columm Base Oil Lamp with Matching Shade








One example of Victorian Corinthian column base oil lamp at Bonhams auction of international.

The next extra ordinary set up for sale is this Victorian Oil lamp with Corinthian Column base. The set was made arround 1880s in their heyday which the Victorian style and pattern distributed everywhere to the 6 continents worldwide. This set of oil lamp came with blown glass oil lamp font, fitted with old glass chimney and alaso comes with later added on oil lamp shade in the same pattern with the base. The extraordinary things about this set is that the column got the leaf pattern which is rarely happens in the Victorian Corinthian column base. The lamp total height is 64cm with the column height of 24cm. True collector pieces and will be a point of attraction in every home.

Price : SOLD to Middle East

French Renaissance Guard Spelter Figural Oil Lamp









Something original and rare has always been worth to collect. This set of Bronzed Spelter figural oil lamp was made in French in 1880s with and object figural of Renaissance guard holding a rare Blue Optic glass oil lamp font fitted with acid etched cut glass shade which was fully mouth blown in the process of making. Spelter is a type of alloy which was primarily known as "the white metal" and has been used for many object d'art in French since 1860s - 1930s.
The Blue Optic Glass oil lamp font is so pretty with the imperfection mark shown in the picture above which is an original factory flaws and is very tolerable considered that it was made 130 years ago. The set comes complete with glass chimney and also still using a kerosene and can be modified without any trouble at all. The total height of the set is 66cm to the top of the chimney, and the height of the Bronzed spelter figural base is 29cm.
This set is hard to come by and is in a perfect condittion.
Collector items!

Price : SOLD to Middle East

Rabu, 04 Maret 2015

Japanese Art Glass Fruit Compote ca. 1930s Art Deco









Sepasang namun berbeda warna nya itulah judul yang tepat bagi tempat buah ini dibandingkan dengan postingan kami yang sebelumnya. Dengan warna kombinasi hijau menyala dan bening dan terdapat garis2 melingkar proses pembuatan nya menjadikan tempat buah ini adalah salah satu benda yang sangat layak untuk dikoleksi! Dengan diameternya yang jumbo 30cm dan kondisi nya yang mulus maka tempat buah ini amatlah sangat langka beredar di pasaran saat ini.
Kolektor item!

Price: SOLD to Jakarta

Tempat Buah Japanese Glass Art Deco









Sebuah tempat buah yang memiliki kombinasi warna yang cantik ini merupakan produksi Jepang di Era Art Deco. Sebetulnya kami kurang menghargai kristal buatan Jepang yang dikarenakan sejarah nya yang minim dan singkat. Tetapi ukuran dan keindahan tempat buah ini tidak dapat lepas dari pandangan kami. Tempat buah ini berukuran diameter 30cm dan dalam kondisi nya yang sempurna dan dibuat murni dengan system tiup.
Kolektor item!

Price : SOLD to Jakarta

Sabtu, 28 Februari 2015

HOT Promo !!! Awal Bulan MARET 2015

Patung Bronze Temuan Kediri Burung Belibis





Sebuah patung ini kami dapatkan ketika gunung Kelud meletus beberapa saat lalu di kota Kediri dan menurut pengamatan kami merupakan peninggalan kerajaan Majapahit akhir atau sekitar abad 15. 
Patung ini merupakan bukti bahwa kebudayaan bangsa China di Indonesia sangat kental pada masa akhir kerajaan Majapahit, sebagaimana burung Belibis merupakan salah satu symbol kemakmuran dan kedamaian di negara China. 
Patung ini masih dalam kondisi nya saat pertama ditemukan dan hanya kami cuci dengan air biasa tanpa membersihkan patina originalnya yang memang terdapat banyak korosi akibat terpendam di dalam tanah untuk waktu yang cukup lama. 
Dimensi patung ini adalah tinggi 12.5cm dengan panjang paruh ke ujung ekor 12cm dan bentangan kaki adalah 5.8cm 
Senuah barang yang sangat indah dan amat sangat layak untuk dikoleksi!

Price : call/bbm

Piring Imari Era Akhir Edo






Sebuah piring Imariware yang merupakan salah satu ex. Koleksi pribadi kami ini merupakan produksi Jepang di era Akhir Edo dan diexport ke seluruh dunia melalui port of Imari yang menjadikan nya dikenal dengan sebutan Imari ware. Dengan motif yang tidak umum di pasaran yang mrupakan motif taman bungan dengan burung yang terbang diatasnya menjadikan piring ini cukup layak untuk dikoleksi. Perbedaan terbesar dari Imari jaman Edo dan Imari era Meiji adalah dari kwalitas porcelain nya yang belum sempurna dan terutama dari tinta hijau nya yang timbul dan mengkilap serta tinta emas pada Imari era Edo tidaklah mengkilap melainkan dof kecoklatan. Ukuran diameter piring ini adalah 27.5cm dan masih dalam kondisi yang sangat utuh dan permukaan piring nya yang masih bergelombang alias sedikit peyot.
Langka dan layak koleksi!

Price : Sms/Bbm

Kamis, 26 Februari 2015

Tempat Buah Crystal Amphora Style - Czech Amphora Glass Fruit Compote 1900s






Sebuah tempat buah kristal yang amat sangat cantik ini merupakan tempat buah kristal yang berasal dari Czech yang dibuat pada era Art Nouveau / Amphora dalam bahasa Austria nya. Era Art Nouveau diawali pada tahun 1895 dan berkembang pesat sampai pada tahun 1910an sebelum WW I dan memiliki nama yang berbeda beda di setiap negara seperti Jugendstil di German dan Amphora di Austria dan sekitarnya. Tempat buah ini dibuat dengan cara cutting dan ditambah overlay crystal merah pada tengah nya yang menyerupai permen. Sungguh sebuah technique yang luar biasa dan langka keberadaan nya dalam kondisi yang utuh mulus seperti ini. Ukuran tempat buah ini adalah diameter 18.5cm di bibir nya dan 21.5cm dari ujung pangkal handel ke pangkal handle dan tinggi 8cm. Kondisi tempat buah ini masih cukup perfect hanya bekas hilang chrome pada bibir lis kuningan nya yang sangat wajar mengingat usia nya yang telah lebih dari 100th.
Amat sangat layak dikoleksi!

Price : sms/bbm

Rabu, 25 Februari 2015

Pinnacle of The Javanese Folk Art - Eyang Semar Semedi





Mengoleksi Javanese Folk Art yang merupakan hobby terbaru dari kami ini bukan saja sekedar untuk nilai ekonomis, bahkan sama sekali tidak bertujuan ke sana. Di dalam mengoleksi barang barang Javanese Folk Art selalu terdapat makna dan arti tersendiri dalam sebuah benda apalagi itu patung. Kali ini kami menshare salah satu koleksi kami yang berbentuk patung Eyang Semar yang sedang bermeditasi (matur) ke Bathara Guru dan dari mimik wajah Beliau Eyang Semar sedang Prihatin terhadap nasib bangsa dan tanah air ini. Adapun begitu banyak filosofi yang kami dapatkan terkandung di dalam patung tersebut :
1. Eling marang sing Ngisor lan waspada marang sing Dhuwur (ingat kepada yang dibawah dan selalu waspada kepada yang lebih kuat)
2. Urip ning ndonya kudu iling matur marang Gusti Kang Maha Kawasa (hidup di dunia harus ingat kepada Tuhan YME)
3. Kudu biso dadi panutan sing ngisor lan kedah manut marang Kersaning Gusti (harus bisa menjadi panutan bawahan dan tetap tunduk pada kehendak Tuhan YME)

Sebuah patung yang simple namun membawa banyak sekali petuah dan filosofi dalam kehidupan sehari hari, itulah mistery dalam Original Javanese Folk art. Patung ini terbuat dari kayu jati utuh dan masih dalam kondisi nya yamg relatif utuh dan masih dalam patina originalnya.

Private Collection!

Translate

Total Tayangan Halaman